Trek, trek, trek. Kau tahu? Itu suara apa? Itu suara sunyi ruang hampa si putih dengan ketakutannya akan banyak hal. Sebagai awalan, sekedar informasi, bahwasannya aku mulai menulis kembali. Coba lihat tulisan terakhirku! Kamu pasti akan mengira aku penulis moody-an bukan? Yang hanya menulis ketika ingin dan butuh teman bicara. Hehe, kamu boleh menganggapnya gitu kok, terserah kamu. Aku tak marah. |Back| Iya, jadi, akhir-akhir ini ia menyadari bahwasannya segala sesuatu tak perlu dibuat pelik. Hadapi saja semua dengan enjoy . Hadapi saja semuanya dengan hati yang lapang. Hadapi saja semuanya dengan pikiran yang jernih. Ha? Apa? Hadapi saja katamu? Loh, iya. Memang biasanya bagaimana? Semuanya bisa dilalui, kan! Barangkali banyak harapmu tak tergapai. Barangkali banyak harapmu tak terwujud. Tapi, barangkali Tuhan-mu punya banyak rencana bombastis untukmu yang kamu tidak ketahui. Itu bisa saja, kan! Bukan hanya kamu, aku, kita, tapi si Putih...