Halo, temans
Seringkali kita ditanya oleh orang lain mengenai apa tujuan hidup kita. Singkatnya, cita-cita.
Beberapa orang sangat paham apa yang mereka ingin capai, meski berubah-ubah seiring bertambahnya usia, tetapi mereka bisa langsung menjawab pertanyaan seperti itu. Sedangkan beberapa yang lain masih perlu berpikir, "kira-kira aku ini mau jadi apa ya?". Lalu muncul banyak pertanyaan di kepala.
Tapi temans, tahukah kamu.. tidak memiliki cita-cita bukan berarti tidak punya tujuan hidup, tidak memiliki cita-cita bukan berarti tidak punya semangat hidup, tidak memiliki cita-cita bukan berarti gagal. Hanya saja, manusia seperti ini seringkali lelah hidup di bawah ekspektasi yang kebanyakan tidak terwujud selama hidupnya. Coba bandingan ketika kita masih duduk di bangku sekolah, TK, SD, SMP, SMA, hari-hari kemarin masih sangat mudah untuk menjawab apa cita-cita kita. Ya, meskipun kadang sering berubah. Tapi dalam pikiran masih kaya.. "aku pengen banget jadi a, pasti aku bisa". Iya, kan?
Seiring bertambahnya usia, banyak pengalaman yang kita lewati.. jadi kayak,, "oh, ternyata gini yaa". Jadi lebih realistis aja. Dan jadi lebih ngerasa, "proses dan tujuan hidup aku, ga perlu orang lain tau". Meskipun, takdir Tuhan ngga ada yang tahu dan ngga semua orang hidupnya mulus kaya jalan Tol. Untuk itu, ada baiknya kita selalu berprasangka baik dengan skenario yang udah Tuhan buat untuk kita. Dan kembali lagi, kita ga bisa dan ga boleh mandang seseorang yang ngejalanin hidup tanpa cita-cita tuh orang yang hopeless. Ya mungkin mereka hanya mencoba menerima takdir Tuhan yang sebelumnya ga pernah ada dalam ekspektasi mereka, entah itu baik maupun buruk.
Tapi sekali lagi, selagi kamu punya kemauan dan keinginan, dan itu menjadi doa, just do your best. Karena perintah Tuhan adalah berdoa dan berusaha. Sisanya, serahin ke yang Maha Mengetahui atas segalanya. Lewat tulisan ini, semoga aku, kamu, kita semua bisa sama-sama bahagia tanpa harus mengusik kebahagiaan orang lain, ya.
Love,
Jana💜
Komentar
Posting Komentar